PROGRAM KONSERVASI FAUNA ENDEMIK DENGAN PENANGKARAN BURUNG PUNDEN RECO (TARUNG RECO)
Penangkaran Burung Punden Reco (TARUNG RECO) merupakan salah satu upaya konservasi yang bertujuan untuk memelihara, melindungi, dan melestarikan fauna beserta ekosistem tempat hidupnya. Sebagai bagian dari program tersebut, PT Pertamina Gas Operation East Java Area melaksanakan konservasi Burung Dederuk Jawa (Streptopelia bitorquata) sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian fauna di Pulau Jawa.
I. Latar Belakang Permasalahan
PT Pertamina Gas Operation East Java Area berkomitmen melaksanakan kegiatan operasional secara aman, nyaman, dan berwawasan lingkungan dengan menerapkan standar tinggi dalam aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Komitmen ini diwujudkan melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja, kebakaran, penyakit akibat kerja, pencemaran lingkungan, gangguan keamanan, serta berbagai dampak lain yang dapat ditimbulkan oleh kegiatan operasional perusahaan terhadap lingkungan di sekitarnya.
Selain itu, PT Pertamina Gas Operation East Java Area terus berupaya menjaga keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati serta melestarikan sumber daya alam sebagai penyangga kehidupan. Upaya tersebut dilakukan melalui pencegahan kerusakan lingkungan, minimalisasi dan mitigasi risiko terhadap keanekaragaman hayati sepanjang siklus bisnis perusahaan, serta perlindungan terhadap spesies flora dan fauna yang memerlukan perhatian khusus beserta habitat sensitif yang berkaitan dengan wilayah operasional perusahaan.
II. Asal Usul Ide Perubahan atau Inovasi
Keunikan warna dan suara Dederuk Jawa menjadikan burung ini diminati oleh para penggemar burung. Dalam perdagangan, spesies ini dikenal dengan nama umum Burung Puter. Tingginya minat terhadap burung tersebut berpotensi meningkatkan tekanan akibat perburuan dan perdagangan dari alam liar. Selain itu, degradasi dan hilangnya habitat juga dapat mengancam kelestarian populasinya di alam.
Berdasarkan informasi yang dirujuk dari International Union for Conservation of Nature (IUCN), Dederuk Jawa dikategorikan dalam status Least Concern atau berisiko rendah. Meskipun demikian, informasi mengenai tren populasi yang menurun menjadi salah satu alasan pentingnya upaya konservasi dan pemantauan secara berkelanjutan. Melalui program TARUNG RECO, perusahaan berupaya mengambil peran dalam mendukung pelestarian spesies tersebut.
III. Inovasi yang Dilakukan
Program konservasi Dederuk Jawa yang dilaksanakan oleh PT Pertamina Gas Operation East Java Area menerapkan konsep breeding atau penangkaran untuk mendukung perkembangbiakan dan keberlanjutan populasi burung. Pelaksanaannya dilakukan melalui penyediaan kandang yang dirancang sebagai tempat pemeliharaan dan perkembangbiakan empat ekor Dederuk Jawa, dengan dukungan pemberian pakan berkualitas serta pemeliharaan kebersihan kandang secara rutin.
Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan populasi melalui proses perkembangbiakan yang terpantau dan terkelola dengan baik. Untuk menunjang tujuan tersebut, kandang penangkaran menggunakan konsep aviary semi terbuka, yaitu desain kandang yang mengadaptasi sejumlah karakteristik habitat alami burung dengan tetap memperhatikan keamanan, kesehatan, dan kenyamanan satwa.
A. Desain Kandang Aviary Semi Terbuka
Secara fungsional, bagian atap tertutup berperan sebagai area teduh untuk melindungi burung dari hujan, paparan panas berlebih, dan terpaan angin secara langsung. Area tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat, membuat sarang, serta mengerami telur dalam kondisi yang lebih terlindungi.
Sementara itu, bagian atap terbuka memungkinkan masuknya cahaya alami dan mendukung sirkulasi udara segar di dalam kandang. Kondisi tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan burung serta mendukung perilaku alaminya, seperti terbang, bergerak, dan berjemur, sesuai dengan kondisi lingkungan yang dirancang.
Perpaduan desain atap tertutup dan terbuka juga mendukung pemanfaatan pencahayaan alami pada siang hari. Dari aspek kebersihan dan sanitasi, ventilasi yang memadai diharapkan dapat membantu mengendalikan kelembapan serta mengurangi risiko pertumbuhan jamur, sehingga kondisi kandang tetap terjaga.
Konstruksi kandang dirancang menggunakan material yang tahan terhadap kondisi cuaca, antara lain rangka galvanis antikarat, dinding kawat stainless steel, serta atap polikarbonat bening pada bagian tertentu untuk membantu menyalurkan cahaya alami. Selain itu, lantai kandang dilengkapi dengan sistem drainase serta lapisan pasir dan tanah untuk mendukung kondisi lingkungan yang sesuai bagi burung.
Gambar 1. Desain Penangkaran Burung Punden Reco dengan Konsep Aviary Semi Terbuka
B. Fungsi Edukasi dan Pelestarian
Penerapan desain aviary semi terbuka tidak hanya ditujukan untuk mendukung kenyamanan dan kesehatan burung yang ditangkarkan, tetapi juga berpotensi menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dan pengunjung. Melalui fasilitas ini, masyarakat dapat memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan kandang, pemeliharaan satwa, dan penerapan prinsip konservasi dalam mendukung pelestarian fauna.
C. Lokasi Pelaksanaan dan Kolaborasi
Kegiatan konservasi ini dilaksanakan di kawasan Punden Reco Luwung, Tanggulangin, Sidoarjo, dengan memanfaatkan lahan yang tersedia. Pelaksanaannya dilakukan melalui kerja sama dengan BUMDes Jaya Raya selaku pengelola Punden Reco Luwung serta Jurusan Biologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
IV. Kesimpulan
Program TARUNG RECO merupakan salah satu bentuk komitmen PT Pertamina Gas Operation East Java Area dalam mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, khususnya melalui konservasi Dederuk Jawa. Pelaksanaan program dilakukan dengan pendekatan penangkaran, penyediaan fasilitas yang mendukung pemeliharaan burung, serta kolaborasi dengan pihak pengelola kawasan dan institusi pendidikan.
Keberlanjutan program diharapkan dapat didukung melalui perawatan kandang secara rutin, pemantauan kondisi kesehatan burung, pencatatan perkembangan populasi, serta evaluasi hasil perkembangbiakan secara berkala. Dengan demikian, program TARUNG RECO diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap upaya pelestarian fauna sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.
Lampiran dapat diunduh di sini :
- Konservasi Penangkaran Burung Punden Reco (TARUNG RECO) : Program Keanekaragaman Hayati - Tarung Reco - Juni 2025 R01 pdf
- Permen LHK : Permen P.106.2018 pdf
- The IUCN Red List of Threatened Species : Streptopelia bitorquata
Lampiran dapat diunduh di sini :
- Konservasi Penangkaran Burung Punden Reco (TARUNG RECO) : Program Keanekaragaman Hayati - Tarung Reco - Juni 2025 R01 pdf
- Permen LHK : Permen P.106.2018 pdf
- The IUCN Red List of Threatened Species : Streptopelia bitorquata